Tips memelihara ikan arowana untuk pemula
Helo sobat Niar, apa kabar semua semoga senantiasa diberi kesehatan selalu yah,
![]() |
| Picture by google |
Arwana merupakan ikan cantik dan menawan , secara berenang, fisik maupun warnanya sangat memukau ,dan merupakan ikan yang mempunyai daya investasi yang menguntungkan karna harganya yang terbilang cukup fantastis, namun bukan hal yang mudah untuk memelihara ikan tersebut, karena ikan ini tergolong ikan yang mudah stress dan bisa menyebabkan kematian pada ikan jika perawatanya yang asal asalan , apa lagi dengan ukuran ikan yang kecil di bawah 15cm, maka dari itu jika sobat ingin memeliharanya, kali ini Nizam aroquatic akan membagian sebuah tips atau tutorial cara merawat baby arowana agar sehat dan tidak mudah stress . Yuk mari simak videonya, jangan di skip2 yah supaya kamu tau caranya dengan benar...
1. Memyiapkan aquarium.
![]() |
| Pictures by wikiHow |
Persiapan aquarium sangat penting, gimana gak penting , kalo gak ada aquarium mau taro mana ikan arwananya? mending kalo ada kolam , kalo gak ada apa sih mau taro di galon hehehe, bercanda yah sob 😁,
Tapi memang jika kita mau pelihara arwana, khususnya untuk melihat keindahan warnanya sobat harus menyiapkan aquariunya terlebih dahulu yah, dan untuk size aquariumnya tentunya harus sesuai dengan kehidupan ikan yang akan di pelihara, yaitu minimal panjang dari aquarium tersebut yaitu 3x lipat dari panjang ikan dan lebarnya 2x lipat dari panjang ikan arwana tersebut , misal ikan 10cm berarti minimal aquarium yang di gunaakan memiliki panjang 30cm dan lebar 20cm, namun alangkah lebih baik jika sobat memilih aquarium yang jauh lebih besar, kalo saya pribadi lebih ke ukuran aquarium 60x30x30 yah sob untuk baby arwana , atau bisa langsung ke panjang 100cm suapaya sobat tidak perlu upgrade aquarium lagi ketika ikan sudah mulai tumbuh besar, karena umumnya ikan arowana bisa tumbuh hingga 1 meter,
Karena dengan aquarium yang cukup luas maka baby arwana akan cepat tumbuh besar juga, karena luas tempatnya sangat berpengaruh dengan kelangsungan pertumbuhanya.untuj Pengisan air aquarium , gunakan air yang tidak menggandung clorine, biasanya air ini terdapat pada air PDAM jadi harap di hindari, jika sobat tidak ingin baby arowana kalian mati mendadak, kemudian isi air dan taburkan garam ikan secukupnya, garam ikan ini sangat bagus untuk menetralkan air, dan untuk ketinggian air, sobat bisa sesuaikan untuk baby arwana sobat, saya pribadi menggunkan ketinggian air maksimal yaitu 20cm di size ikan 7-12 cm,
2. Filterisasi & alat aquarium
Ada pepatah mengatakan rawatlah airmu maka air akan merawat ikan mu, yups kata2 itu memang benar adanya, ikan arwana merupakan ikan yang mudah strees jika kamu asal.n pelihara di aquarium karena ikan arwana sangat sensitif terhadap suhu air, ph air dan kualitas air yang berubah drastis, filterisasi ini sangat penting untuk menjaga kualitas air aquarium sobat, karna jika tidak terfilter kotoran ikan ini akan mengendap dan ikan akan cepat terkena penyakit atau jamur, dengan filterisasi yang bagus maka ikan sobat akan terawat, banyak sekali jenis filter untuk aquarium sobat semunya , mulai dari filter samping,filter belakang yang dimana filter ini permanen melekat di aqurium mirip dengan filterisasi camber di kolam, filter talang atau filter external yang di letakan di atas aqurium, filter canister yang di mana filter ini menggunakan tabung penyaring khusus di luar aquarium, dan juga sump filter yang dimana mengalirkan air ke bawah aquarium dan menaikanya lagi menggunakan Power head/ pompa aquarium, untuk pemula saya sarankan menggunakan filter talang saja ,karena filter ini cukup simple dan harganya terbilang cukup murah ,untuk alat pendukung filter ini sobat bisa menggunakan popa air aquarium atau yang biasa di sebut power head, untuk power head harus sesuai yah sob dengan size aquariumnya , contoh aquarium 60x30 kalian bisa menggunakan power head dengan tekanan air 1000-1200L/h
Untuk aqurium 100cm menggunakan power head 1500-2000L/h agar aliran air tidak terlalu kencang/pun terlalu lemah,
Untuk media filterisasinya mimin akan kasih tau nih media yang murah meriah dan cukup mudah di temukan baik di toko ikan/ online, ok kita lanjut untuk tatan filterisasinya
Chambe pertama menggunakan filter mekanis berupa kapas penyaring aqurium,
Untuk mekanis mimin sarankan menggunakan cotton magic, yang dimana menggunakan kain lembut dengan daya serap yang cepat dan menyaring kotoran yang sangat halus sekalipun, walaupun harganya lebih mahal ketibang kapas biasa, keunggulan magic cotton ini selain menyaring kotoran yang sangan kecil, yaitu untuk pembersihanya sangat gampang dan simple ,sobat bisa cuci dengan menyemprotkannya dengan air bersih tanpa mengucek/pun menyikatnya dan dapat di gunakan berulang2 kali, kelemahannya yaitu perwatan magic cotton ini harus benar2 di cuci dengan bersih , maksimal pemberihanya yaitu jangka waktu 5 hari sampai satu minggu sekali tergantung banyaknya kotoran ikan di aquarium sobat, karena jika tidak di cuci, dari kotaran ikan tersebut akan menjadi inang cacing putih / yang biasa di sebut dengan cacing planaria, dan cacing ini tergolong sangat cepat untuk berkembang biaknya, walaupun sebenarnya cacing ini tidak berbahaya untuk ikan , namun akan sangat menganggu untuk pemandangan aquarium sobat semuanya,tapi tenang nizam aroquatic tentu punya solusinya, jika sobat sudah terlanjur mendapati cacing tersebut sobat bisa tonton tutorialnya langsung klik di bagian pojok kanan atas atau bisa klik tautan di deskripsi video,
Nah itu untuk magic cotton atau media filter mekanis dengan kain
Namun jika sobat ingin menggunakannya dengan kapas biasa tidak masalah karena funsinya sama untuk menyaring kotoran ikan, namun kelemahan kapas ini hanya untuk sekali /2 x pakai saja dan sangat boros pemakaian, untuk limbah kapasnya sendiri tidak mudah terurai, jadi tidak ramah untuk lingkungan,
Kemudian untuk media filter pendukungnya yang di letakan setelah media filter mekanis, kalian bisa menggunakan, bioball/ bio rambut, batu zeloit, kemuadian karang jahe dan bio ring, yang dimana media filter ini sangat murah meriah, namun sangat baik untuk menjernihkan air dan menjadikan rumah bakteri baik, yang dimana peranan bakteri baik ini akan menjaga kualitas air aquarium sobat,
Untuk alat tambahan lainya kalian bisa menggunakan airator sebagai penambahan gelembung udara untuk memaksimalkan kandunga oksigen di aquarium dan mengkristalkan air sobat diaquarium sobat bisa memodifikasi aerator ini menjadi canister media filter biologis kaldnes K1, mungkin sobat bertanya apasih itu kaldnes k1 tenang, Nizam aroquatic juga membahas tentang filter ini kalian bisa langsung klik di pojok kanan atas , atau bisa klik link video di deskripsi video, berapa sih harga canisternya?, tenang sob canister ini bisa di buat sendiri kok, untuk tutorial membuat canister nya nizam aroquatic juga ada kok tenang saja, soobat bisa klik di pojok kanan atas video atau bisa bisa klik di link di deskripsi video,
2. pemilihan baby arowana
Yah pemilihan bibit / anakan arowana ini sangat penting dimana nanti sobat bisa memilih arowana dengan kuliatas baik, supaya nanti besarnya tidak mengecewakan,walaupun pemilihan baby arowana ini tergantung selera masing2,
Carilah ikan arowana yang tidak memeliki cacat, dan sehat, warna yang baik dan cara berenang yang stabil tidak nungging, tidak ada cacat pada badan , dan sirip, namun kembali kepada perwatan ikan itu sendiri yah sob,
3. Memindahkan ikan arwana
Nah banyak yang salah kaprah di sini apalagi pemula, kita pas beli sehat eh pas di taro di aquarium malah ikan menjadi mati mendadak, nah sobat gak maukan kejadian seperti ini?
Langkah yang benar adalah ketika sobat mau memidahkan ikan arowana sobat perlu aklimasi ikan terlebih dahulu yah,,,, yang dimana aklimasi merupakan ikan yang masih tebungkus di biarkan di aquarium terlebih dahulu sekitar 5-10menit, tujuanya agar suhu air menjadi stabil dan ikan tidak akan kaget dengan suhu air yang berubah, karena ikan arowanabsangat sensitive dengan suhu air yang berubah mendadak dan mengakibatkan kematian pada ikan, jika sudah cukup waktu sobat bisa membuka perlahan ikatan pembukus dan biarkan air aquarium masuk keplastik secara berlahan hingga ikan akan terbiasa dengan suhu air tersebut ,dan ikanpun akan berenang keluar dari plastik dengan sendirinya,, nah jadi tau kan alasan ikan arwana yang baru beli terus langsung di masukan ke aquarium langsung mati mendadak, sepele namun berakibat fatal,,, ok next kita lanjut
4. Pakan ikan
Ikan arwana merupakan ikan predator, untuk makananya tidak susah kok, untuk size baby kalian bisa menggunakan cacing beku, caciang sutraatau cacing tanah pun tak masalah, jika mencapai 13cm keatas kalian bisa menggunakan jangkrik kecil, kodok, udang, ikan cere, dan untuk selinganya bisa menggunakan ulet hongkong untuk menebalkan mentalnya, untuk pakan yang bagus bisa menggunakan udang karena kandungan udang bisa cepat menaikan warna ikan arwana kalian.
5. Pergantian air aquarium
Nah untuk pergantian aquarium sangatlah penting juga, agar kualitas airpun tetap terjaga, untuk pergantian pun tidak asal2n yah sob, untuk pergantian air minimal 20% saja dan maksimal 40% dengan cara pengisian bertahap , jika sobat menggatinya secara keseluruhan akan sangat berakibat fatal 100% ikan akan mabok dan mati, terkeculi air yang sobat gunakan sudah di endapkan 1x24 jam itupun mesti perlahan yah mengalirkanya, jika sobat terpaksa/ dalam keadaan genting, ingin menambahkan air dengan kapasitas yang banyak sobat bisa lakukan tutorial yang sudah nizam aroquatic buatkan sobat bisa klik link di bagian pojok kanan atas video, atau klik link video di deskripsi video,
6. Alat pendukung
Alat pendukung berikutnya selain ph dan airator adalah heater, sobat setidaknya membeli alat ini untuk berjaga/ lebih bagus mengaplikasikan langsung ke aquarium tersebut, heater merupakan alat pemanas air yang di mana heater merupakan alat penstabil suhu air aquarium kamu sob, dan juga alat untuk pencegahan pertumbuhan jamur dan white spot pada ikan arwana sobat, dengan suhu di atas 28°c makan jamur dan white spot akan mati/ tidak akan kuat di suhu tersebut, alhasil ikan akan terhindar dari jamur dan white spot.
Yang kedua yaitu Aerator ACDC/ bisa Aerator Baterai, untuk berjaga2 ketika terjadi pemadaman listrik , dengan adanya aerator baterai kamu bisa menyalakan airator tanpa listrik, agar ikan arwana bisa mendapatkan oksigen, banyak kasus ikan arwana mati karena pemadaman listrik karena umumnya ikan arwowana tidak bisa mendapatkan oksigen banyak secara langsung dari udara, alhasil ikan kehabisan oksigen dan mati,
Untuk selengkapnya kalian bisa tonton videonya di chanel Nizam Aroquatic yah sob yang sudah mimin sediakan dibawah ini
Nah mungkin itu saja tips atau tutorial cara memelihara ikan arwana untuk pemula dari nizam aroquatic, semoga video ini bermanfaat dan dapay menambah wawasan untuk kalian semua sob, jika kamu suka dengan video ini bisa dong klik tombol likenya, dan jangan lupa klik tombol subscribenya serta nyalakan tombol loncengnya agar kamu tidak ketinggalan video menarik lainya salam satu amis,,,, see you nex time bye bye,,,

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar